Archive for February, 2007

28
Feb

Pinter Itu Seksi

Tulisan in dari Blogg-ku di Blogspot. Ditulis sekitar agustus 2005. Sempat di re pubish di multiply juga. Karena lagi males nulis, tak re publish di blog ini juga.
——————————————————–

Pas SMA dulu ( SMU ding..) sempet ada goyonan dari seorang teman. Pilih mana
cewek pinter tapi jelek atau cewek bodo tapi cakep ? Waktu itu beragam tanggapan
dari anak-anak. Ada yang mengatakan lebih seneng cewek pinter walaupun jelek,
namun ada yang pilih cewek cakep walaupun bodo.

Alasan dari kubu pertama,
kata mereka cewek pinter tapi jelek itu lebih baik. Karena kalau bodo bisa
disekolahkan, tapi kalau jelek apa bisa dipermak…? Namun, dikubu lain juga tak
mau kalah dengan argumennya. Mereka bilang kalau cewek pinter itu pasti akan
mengeluarkan ‘charm’ keseksiannya. Walaupun mungkin secara obyektif jelek, namun
dia akan menjadi sosok yang menarik karena kepintarannya.

Kejadian di
atas menggambarkan adanya perbedaan prespektif cowok-cowok dalam memandang
sebuah realitas. Namun kejadian di atas menggambarkan bahwa sebenarnya Allah SWT
Maha Adil. Dengan kekurangan dan kelebihannya, seorang cewek ternyata memiliki
Fans sendiri-sendiri. Ternyata dalam dua kelompok cewek di atas tidak ada yang
dianggap memiliki variabel yang membuat dia ‘habis’ ( tentunya dalam konteks
perjodohan….). Tanpa menafikkan adanya argumen lain ketika seorang cowok memilih
cewek.

Mungkin secara kasar, para cowok yang memilih wajah cakep sebagai
kriteria utama menganut filsafat positifis. Dia menganggap bahwa yang utama
adalah yang nampak, walaupun dia tidak menafikkan kepintaran sebagai bagian dari
keseksian seorang cewek (dengan berniat menyekolahkan si Cewek bodo itu…).
Sedangkan para cowok pemilih kepintaran sebagai kriteria utama dia penganut
substansialis sejati. Dia percaya bahwa sesuatu yang intrinsik itu akan lebih
berarti dari pada yang nampak.

Terlepas dari perbedaan di atas, apakah
bener kepintaran seseorang itu bagian dari kriteria seorang cowok untuk memilih
pasangan. Em… mungkin inilah yang dianggap para kyai sebagai kriteria se-kufu.
Artinya, seorang cowok akan memilih pasangan yang nyambung dengan apa yang ada
didalam kepalanya. Yah ..mungkin tidak persis dan sama ( karena itu tidak
mungkin..kecuali ada keajaiban) namun paling tidak memiliki tingkat
‘keterasahan’ intelektual yang sama ( tentunya tidak melulu disimbolkan dengan
gelar akademik atau status profesional, walaupun kadang membantu
juga).

Nah… kemudian, apakah kepintaran seseorang akan menjamin
kedewasaan seseorang. (Apalah artinya punya pasangan childish..?). Yah memang
tidak menjamin seorang yang pintar akan otomatis menjadi seorang yang dewasa.
Seorang yang pintar akan otomatis akan menjadi sosok yang solutif, kreatif,
inovatif dan memiliki kepekaan dalam relationship serta teamwork. ( Kok kayak
materi Up Grading BEM). Namun, paling tidak seseorang yang pintar adalah
seseorang yang telah membuka pintunya untuk sesuatu yang baru. Nah.. dengan
membukan pintu pengetahuan ( dalam artian tidak fanatik..jumud… dan
taklid….dalam bidang apapun).
Namun mungkinkah kepintaran seorang cewek akan
menarik seorang lelaki bodoh….? Ini mungkin cukup sulit menjawabnya. Namun dalam
logika biasa, mungkinkah seekor kumbang akan tertarik dengan madu yang berasal
dari planet lain….? Artinya tidak ada jawaban pasti karena kita hanya mengenal
kumbang dan madu yang ada di bumi saja. Namun,… sulit sepertinya seseorang
tertarik dengan sesuatu yang tidak difahaminya….(Bukan berarti para cowok dalam
kisah diatas adalah cowok-cowok bodoh). Namun ternyata rumus ini tidak berlaku
dalam kasus lain : Mungkinkah cowok jelek akan naksir dengan cewek cakep ?
Karena bisa dipastikan jawabannya adalah : iya. Karena sejelek-jeleknya wajah
seorang cowok pasti akan tertarik dengan seorang cewek yang cakep bahkan seorang
ratu kecantikan duniapun. Bahkan bila memiliki keberanian untuk mendapatkannya,
si cowok itu akan mendapatkannya dengan cara apapun.

Yang jelas…. Tulisan
ini tidak bermaksud menjustifikasi bahwa keburukan muka adalah kutukan tuhan dan
kebodohan otak adalah kecelakaan yang tidak terobati. Kata Rera, seorang temen
SMA ku dulu dia akan tertarik dengan seorang cewek yang pandai berdandan ( Entah
dimana orang ini sekarang….). Artinya , bisa jadi kejelekan seorang cewek adalah
karena kecerobohan dalam berdandan .. artinya memanagemen diri… gitu.(he..he…
bukan sales komsmetik loh…). Namun sayangnya sulit menyadarkan orang bodoh
dibanding menyadarkan orang jelek.

Seorang yang jelek akan dengan cepat
menyadari bahwa dirinya jelek hanya dengan mengajaknya bercermin dan
membandingkannya dengan Artika Sari Dewi, sedangkan orang bodoh hanya bisa
disadarkan akan kebodohannya dengan membuatnya berubah menjadi pintar walaupun
tanpa harus dibandingkan dengan Einstein.

Nah…kalo akau
Sih ikut temenku Mr.Z.R. ( he..he… ada dua temenku yang berinisial ini
ternyata..), penggennya dapet yang ideal..: Alim, Pinter, cakep, kaya, matang,
keluarga baik-baik dan kalau bisa seorang….. . ( kriteria terakhir nggak tak
sebutkan deh…. Entar ketebak orangnya).

Namun bukankah tidak semua
kebahagiaan di dunia ini harus dimiliki semua.

( he..he. sok bijak
yah….!)

NB: Ini bukannya menafikkan kriteria
Dien lah. Kata Ust. Yunahar Ilyas, tidak perlu sok-sokan untuk menayakan agama
seseorang yang mau dinikahi sebagai pertanyaan pertama . Karena bila itu
ditanyakan sebagai pertanyaan pertama, maka tidak boleh lagi menanyakan
kriteria-kriteria lain yang didalam sunah rosul boleh semisal kecantikannya,
keluarganya atau kekayaannya.

08
Feb

The Biji’s

Anggap saja siang itu sebuah kecelakaan ketika aku terduduk di sebuah ruangan Studio 21 Jogja dan memilih menonton The Biji’s padahal dari rumah bingung mau milih nonton Long Road to Heaven atau Babel. Halah……! Jadi please jangan tanya asbabun nuzulnya aku sampe di tempat duduk 7G studio 1  itu. (Buat Odong ma Barori mohon jangan tulis koment ttg kejadian sebenarnya…….! Please…..! Daripada Blog ini gak jadi tak Publish……he..he..)

Yah.. sebelumnya tentu saja frekuensi otak tak sesuaikan dengan frekuensi nonton Extravaganza. Begini resep yang paling enak untuk nonton, karena aku termasuk penonton Flim yang males berharap banyak dengan Fim Indonesia. Artinya……kalau nonton Film Indonesia setinglah otak sebagai orang bodo yang jangan banyak pakai logika. Tak jamin nonton jadi tambah uasiiiik..he..he…

Oke tapi , salut dengan ide yang diambil di Film The Biji’s ini. Komedi asik yang menggambarkan ‘gak enaknya’ orang orang yang ‘berada di tempat yang salah’. Mungkin mirip dengan 9 naga, cerita ttg orang orang yang kangen dengan ‘dunia lain’ dengan dunia nyata yang dia alami saat ini. Cuman bedanya The Biji’s di seting dalam bentuk komedi sedangkan 9 naga di seting dalam kemuraman. Keduanya sama sama,… cerita ttg para laki laki………( jadi beda dengan berbagi suami tentunya…).

Adegan yg jadi teringat terus ketika Gary Iskak ( ternyata kata ibuku dia pemain sinetron top) yang jadi banci benama Yanti dengan ‘pasangan’ hidupnya bernama ‘Mas Anang’. Serius.perut sakit ngeliat adegan mereka dalam mengelola konflik rumah tangga. Dan paling keren… wajah ‘Mas Anang’ ini bener bener mirip dengan anangnya “Krisdayanti’. (Yah ..wajah anang versi ‘susah’ lah..he..he..).

Adegan keren lagi ketika Rianti ( VJ M TV itu)  harus meyakinkan ‘si Yanti’ untuk meninggalkan ‘Mas Anang’ nya sejenak demi meniti karirnya nge band bersama The Bandits. Mosok Rianty musti bilang “ .sebagai cewek kita harus ngasih pelajaran bagi cowok kita,…kita cewek jangan lemah…malu dengan ibu kartini….”  Dan parahnya,.. si Yanti yang kemudian pake nama panggung Bule ini ikut saja. (bayangin si Gary Iskak yang gagah itu ‘kemayu’ dan kemudian pulang dan meminta ‘Mas Anangnya’ gak menghambat karirnya setelah ‘buat’ Video Klip Cintailah Diriku Selamanya…..).

Gak ngerti, aku gak begitu berkesan dengan adegan lain. Walaupun tetep ndukung banget maksud utama ttg kehidupan anak band dan bagaimana menemukan tempat semestinya bagi mereka.Cukuplah buat sekedar rekreasi siang itu dan merefresh otak untuk kembali nge-Blog……… Eh salah Kembali Kerja he..he..

Dan yang lagi tak kejar..soundtraxnya yg keren… , khususnya yang dinyanyikan Rianti… gak ngerti yg nyanyi aslinya siapa…kalau ada yang tahu kasih tahu deh…. bisa Download dimana…?

Pas pulang dapet kata kata Filosofis dari ‘Si Yanti yang Bule’ yang nge Download kata kata yg ditulis di tembok  di Video Clipnya Bon Jovi : Tuhan gak akan ninggalin kita begitu saja setelah membawa kita sejauh ini…..

(Lumayan buat amunisi  meyakinkan anak anak di muhammadiyah.or.id. he..he..)

Terus The Biji’s nya mana..? Mendingan gak perlu tak ceritakan di sini deh… Tonton saja…… ( wah…. kok jadi ikut promosi film..)